Monday, January 23, 2012

SEJARAH PERSIWA WAMENA

Persatuan Sepak Bola Indonesia Wamena ( disingkat: PERSIWA ) adalah sebuah klub sepak bola profesional Indonesia yang bermarkas di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Tim yang dijuluki "Badai Pegunungan" ini memulai debutnya di Liga Utama Indonesia pada Liga Djarum VI, dengan warna kostum hitam hijau. Tim ini berada di Divisi Utama Liga Indonesia sejak musim kompetisi tahun 2006. 

Saat ini, tim berjuluk Badai Pegunungan  adalah salah satu kontestan Indonesia Super League ( ISL ) 2009/10, kompetisi sepakbola paling akbar di Indonesia.
Meski sudah cukup lama berdiri, kiprah tim ini di kancah sepakbola nasional tidak begitu menonjol. Hal itu karena tim tersebut selama ini berada di bawah bayang-bayang Persipura Jayapura, tim ibu kota provinsi Papua, akibatnya, Persiwa Wamena nyaris tak pernah terdengar.  Hingga akhirnya pada musim kompetisi 2004 sukses menembus divisi utama Liga Indonesia.

Hebatnya, meski Wamena hanyalah sebuah kota kecil di Papua dengan pendapatan per-kapita masyarakatnya yang terbilang minim dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Tapi hal tersebut tak membuat persepakbolaan di kabupaten yang letaknya 3.500 meter di atas permukaan laut itu terus tenggelam, menyusul sukses mereka naik di level atas kompetisi sepakbola nasional.

Sejak itu, Persiwa Wamena terus menancapkan tajinya. Terlebih karena Stadion Pendidikan yang merupakan kandang mereka disebut sebagai La Paz-nya Indonesia. Sebab nyaris jarang ada tim di tanah air yang mampu meraih kemenangan di kandang mereka itu. Udara tipis di Wamena rupanya membuat tim-tim papan atas Indonesia selalu pulang dengan tangan hampa.

Nama lengkap : Persatuan Sepak bola Indonesia Wamena 
Julukan : Badai Pegunungan Tengah 
Didirikan : 1972
Nama Stadion : Stadion Pendidikan Wamena 
Telepon : (0969) 33096

Ketua Umum : Drs. Chris Wopari, MM 
Sekretaris : Benyamin Arisoi, SE, M.Si 
Bendahara : Sri Mulyani 
Manajer : Jhon R.Banua

No comments:

Post a Comment